Tidak dapat dipungkiri fakta bahwa masyarakat saat ini masih banyak yang kurang melek terhadap hukum keluarga, khususnya masalah perceraian. Padahal sebagian besar problema hukum keluarga adalah terkait hukum perceraian.

Perceraian menjadi akhir dari sebuah proses setelah sebelumnya pasangan sudah berusaha untuk mempertahankan mahligai perkawinan. Namun, akhirnya percaya bahwa jalan terbaiknya adalah perceraian.

Terkadang penasehat hukum bahkan membantu memahami permasalahan rumah tangga, agar dapat mendamaikan pasangan tersebut dan membatalkan niat untuk bercerai. Pengacara  bahkan menjadi mediator, untuk mendapatkan solusi yang lebih baik dibandingkan harus bercerai. Namun, keputusan jelas tetap berada di tangan mereka yang menjalani, karena mereka lebih tahu yang terbaik bagi hidupnya.

Dalam proses perceraian di pengadilan ini, tidak sedikit yang  tersesat karena tidak melek hukum serta tidak mengetahui hak dan kewajiban dalam kasus perceraian. Di sinilah, seorang pengacara berperan mengatasi masalah ini. Kebetulan, saat ini masyarakat tidak sulit mendapatkan seorang pengacara, terutama di kota besar seperti Surabaya.

Namun, perlu diingat bahwa Anda membutuhkan seorang pengacara yang berkualitas dan memiliki reputasi yang baik. Selain itu, pengacara juga harus sesuai dengan kepentingan hukum yang Anda butuhkan. Jadi, sama sekali bukan pengacara yang paling sering muncul di televisi atau yang memiliki papan nama paling mentereng.

 

Seluk Beluk Menunjuk Pengacara Perceraian di Surabaya

Kisah-Move-On-Pramugari-Kini-Aku-Bisa-Terbang-dengan-Tenang

Sebetulnya proses memilih pengacara di Surabaya tidak berbeda saat Anda memilih profesi lain seperti dokter, akuntan, konsultan arsitek, atau pekerja profesional lainnya. Namun, sebelum menunjuk pengacara Anda sebaiknya berhati-hati mengingat cukup banyak orang yang mengaku-ngaku sebagai  pengacara.

Jadi ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan, sebelum  menggunakan jasa seorang pengacara untuk mengurus perceraian Anda.

  • Kartu Advokat Pengacara. Pertama kali, Anda harus melihat kartu advokat dari anggota PERADI yang resmi. Setelah itu baru Anda mengecek kantornya. Memastikan keberadaan kantor beserta alamatnya di Surabaya, baru Anda bisa mulai mempersiapkan membuat surat perjanjian ataupun pembayaran.
  • Biaya Terjangkau. Anda juga harus memilih pengacara dengan biaya jasa hukum yang efektif serta terjangkau. Selain itu pengacara yang memiliki misi menjalankan jasa hukum yang amanah dan profesional, agar bisa menjaga kepercayaan Anda sebagai klien.
  • Pelayanan Terbaik. Pilihlah seorang pengacara yang mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi kliennya, sehingga Anda bisa mempercayai kualitas kerjanya. Dengan demikian, pengacara tersebut dapat menjamin profesionalisme dalam pekerjaan mereka.
  • Sesuai Kebutuhan. Pastikan pengacara yang Anda pilih adalah seorang pengacara yang mampu dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Hal ini untuk menghindari Anda kehilangan uang dan waktu berharga yang akan terbuang bila Anda memilih pengacara yang salah.
  • Penyelesaian Efisien
    Pilihlah pengacara yang akan membantu Anda dalam menyelesaikan perkara hukum keluarga Anda secara efisien.
  • Pengalaman Mendalam
    Utamakan pengacara dengan spesialisasi dalam hukum keluarga  dan menjadi solusi paling tepat untuk menyelesaikan, mendampingi, dan memberikan nasehat agar perkara hukum Anda bisa cepat terselesaikan.
  • Amanah dan Profesional
    Pertimbangkan pengacara yang mengutamakan jalur kekeluargaan dan perdamaian dalam menyelesaikan perkara hukum dengan memberikan yang terbaik bagi semua pihak.
  • Jangkauan yang Luas 

    Anda bisa mengutamakan pengacara yang memiliki kantor cabang di Surabaya serta mempunyai jangkauan luas di berbagai daerah, sehingga jangkauan layanan jasanya menjadi semakin luas.

 

Jadi bisa dikatakan saat menunjuk seorang pengacara, Anda tidak boleh melakukannya dengan tergesa-gesa. Jelas bahwa Anda memerlukan proses dan waktu yang cukup untuk mempertimbangkan segala sesuatunya. Biar bagaimana pun, Anda tetap harus teliti dan hati-hati saat memutuskan,  meskipun Anda sedang dalam masalah mendesak.

Baca Juga: Perbedaan Gugatan Cerai dan Permohonan Cerai Talak

Prosedur untuk Berperkara di Pengadilan

Setelah Anda memilih seorang pengacara, Anda perlu mengetahui persiapan dalam menghadapi sidang kasus perceraian. Jika Anda beragama Islam, Anda bisa mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama di wilayah tempat tinggal Anda di Surabaya. Sedangkan bagi nonmuslim, gugatan cerai dilakukan di Pengadilan Negeri di wilayah domisili pasangan Anda.

 

Persiapan Menghadapi Sidang Kasus Perceraian

(Berkonsultasi dengan Penasehat Hukum Anda)

Sebelum bertemu dengan pengacara, sebaiknya Anda mempersiapkan surat-surat penting terkait kasus anda.

  • Surat nikah asli dan fotokopinya beserta materai.
  • Fotokopi akte kelahiran anak yang dilegalisasi.
  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga.

Sedangkan untuk keperluan mengurus masalah pembagian harta gono-gini, sebaiknya Anda mempersiapkan surat-surat terkait dengan harta perkawinan.

  • Akte jual-beli, sertifikat, kuitansi jual-beli.
  • Surat bukti kepemilikan dan sejenisnya.

Selain itu, ada beberapa masalah terkait proses hukum, yang perlu Anda ketahui sebelum persidangan dan perlu Anda konsultasikan dengan penasehat hukum Anda.

  • Apa saja yang harus dipersiapkan dalam sidang?
  • Apa alasan perceraian Anda?
  • Bagaimana garis besar proses hukum yang akan Anda jalani di pengadilan nanti?
  • Berapa lama proses hukum kasus yang Anda hadapi berlangsung?

 

Persiapan Sebelum ke Pengadilan

DAPATKAH-PRIA-NON-MUSLIM-POLIGAMI

  • Pertama Anda membuat Surat Kuasa, yang menyatakan bahwa Anda memberikan kuasa kepada pengacara, untuk mewakili Anda dalam pengurusan kasus tersebut.
  • Segala sesuatu terkait pengurusan kasus seperti pembuatan surat gugatan, beracara di sidang pengadilan, bertemu yang berwenang dalam rangka pengurusan kasus Anda, meminta salinan putusan pengadilan, dan sebagainya akan diwakili oleh pengacara Anda.
  • Pengacara Anda selanjutnya akan menyiapkan Surat Gugatan dan surat-surat lainnya yang diperlukan selama proses hukum berjalan.
  • Anda harus menyiapkan uang administrasi dan mendapat SKUM (Surat Keterangan Untuk Membayar) serta jangan lupa uang pembayaran pengacara Anda nantinya.
  • Mempersiapkan dua orang saksi yang melihat, mendengar, atau mengetahui permasalahan Anda. Saksi ini bisa dari keluarga atau orang lain yang ada di rumah, seperti pekerja rumah tangga, sopir, dll.

 

Urut-urutan Sidang Perceraian di Pengadilan Agama

BERIKAN-HADIAH-TERAKHIR-MELALUI-HIBAH-WASIAT

Selanjutnya, Anda harus memahami urut-urutan sidang perceraian di Pengadilan Agama sebagai berikut:

  • Sidang kelengkapan berkas, pembacaan gugatan, dan usaha perdamaian, diikuti acara mediasi pertama dan mediasi ke-2.
  • Sidang hasil mediasi – Sidang jawaban – Sidang replik – Sidang duplik – Sidang pembuktian dari penggugat – Sidang pembuktian dari tergugat – Sidang kesimpulan dan Sidang putusan.
  • Jika yang mengajukan gugatan cerai adalah suami Anda, dilakukan pembacaan ikrar talaq setelah sidang putusan hakim.

 

Sidang Perceraian di Pengadilan Negeri

Begini-Rincian-di-Balik-Harga-Jasa-Pengacara-Perceraian-di-Jakarta

Urutannya sedikit berbeda, sebagai berikut:

  • Sidang kelengkapan berkas-berkas, pembacaan gugatan dan usaha perdamaian, lalu diikuti dengan acara mediasi ke-1 dan mediasi ke-2.
  • Sidang hasil mediasi – Sidang jawaban – Sidang replik – Sidang duplik – Sidang pembuktian dari penggugat – Sidang pembuktian dari tergugat – Sidang kesimpulan – Sidang putusan.

 

Hak Anda Sebagai Penggugat

  • Anda berhak didampingi atau diwakili oleh pengacara sebagai kuasa hukum Anda di pengadilan.
  • Anda berhak tanya jawab tentang perkembangan kasus baik pada kuasa hukum ataupun hakim.
  • Anda berhak mendapat salinan surat keputusan pengadilan (bisa melalui kuasa hukum)
  • Anda berhak mendapatkan perlakuan yang sama di depan hukum, tanpa memandang agama, suku, keturunan, jenis kelamin, status sosial, dan keyakinan politik.

 

Mengetahui Pihak-pihak yang Akan Menghadiri  Persidangan

  • Hakim: Orang yang memimpin jalannya sidang, memeriksa, dan memutuskan perkara.
  • Panitera: Orang yang bertugas mencatat jalannya persidangan.
  • Penggugat / Kuasa Hukumnya : Anda, sebagai pihak yang mengajukan gugatan.
  • Tergugat / Kuasa Hukumnya: pasangan Anda, sebagai pihak yang digugat.

 

Baca Juga: Waspadai Nikahsirri.com! Ini Plus-Minus Nikah Siri

 

Kemungkinan Pertanyaan yang Akan Diajukan oleh Hakim

  • Dalam sidang pertama: Hakim akan melakukan upaya perdamaian. Kedua belah pihak yang bersengketa akan ditanya oleh hakim apabila ingin berdamai atau tidak.
  • Dalam proses pemeriksaan: Hakim akan bertanya terkait masalah gugatan, apabila ada keberatan dari kedua belah pihak.
  • Sebelum putusan dijatuhkan: Hakim akan bertanya jika terdapat hal lain yang ingin disampaikan kedua belah pihak, seperti hak mengasuh anak di bawah umur atau hak bertemu anak bila sebelumnya ada masalah.

 

Lama Proses Persidangan Berlangsung

  • Pengadilan Tingkat Pertama, baik di Pengadilan Negeri ataupun Pengadilan Agama.

Sidang biasanya dilakukan lebih dari 6 kali, meskipun ada yang lebih cepat. Jangka waktu yang dibutuhkan maksimal 6 bulan di tingkat pengadilan pertama (di Pengadilan Negeri atau Pengadilan Agama).

  • Pengadilan Tingkat Banding dan Kasasi, di Pengadilan Tinggi dan Mahkamah Agung)

Umumnya proses persidangan dari awal proses pengadilan tingkat pertama hingga kasasi di Mahkamah Agung, memerlukan waktu 3-5 tahun. Namun, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan perkara hingga tingkat banding dan kasasi ini tidaklah  sama.

Demikianlah prosedur berperkara di pengadilan yang perlu Anda ketahui. Yang penting Anda harus mempersiapkan mental menghadapi persidangan. Anda juga harus selalu mengenakan pakaian yang sopan dan rapi. Selain itu, usahakan tidak datang terlambat ke pengadilan, karena bisa memengaruhi jalannya sidang perceraian Anda.

 

Ini Biaya Pengacara yang Perlu Anda Ketahui

NAFKAH-YANG-WAJIB-DIBAYARKAN-SUAMI-SETELAH-PERCERAIAN

Seorang pengacara sebetulnya tidak boleh  melakukan promosi di media massa baik koran, majalah, televisi, dan sejenisnya. Hal ini karena dianggap melanggar kode etik profesi seorang pengacara. Namun, untuk kepentingan umum biaya pasaran jasa pengacara untuk perkara perceraian dapat diperkirakan kisarannya.

Biaya pengacara bisa dikatakan cukup mahal, karena pengacara adalah pakar di bidang hukum dan mereka biasanya bekerja dalam satu tim.  Perlu diketahui bahwa, biaya jasa pengacara ini bahkan bisa mencapai 10 kali lipat dari biaya pendaftaran perkara gugatan cerai di pengadilan.

 

Menentukan Tarif Jasa Hukum Pengacara.

CARA-PENGHITUNGAN-WARIS-SEDERHANA

Dalam praktiknya, terdapat dua cara khusus terkait jasa hukum pengacara, saat melayani klien dalam perkara perceraian.

  • Tarif jasa diberlakukan kepada klien secara umum. Selain jasa profesional ditambah biaya lain yang timbul selama pengurusan perkara klien seperti biaya dokumen, materai, korespondensi, transportasi, dan lain-lain.
  • Tarif jasa diberlakukan dengan perincian semua tindakan hukum meliputi, konsultasi hukum, membuat legal opinion, perjanjian dan kepengurusan lain terkait perkara.

Untuk perkiraan pasaran biaya jasa pengacara menangani perkara perceraian bisa diperkirakan seperti di bawah ini. Namun biaya-biaya ini hanya sebagai perkiraan atau patokan saja. Hal ini disebabkan setiap kantor pengacara, memiliki standar tarif yang beragam. Apalagi saat ini biaya pengacara juga sudah tergantung kualitas pengacara tersebut.

  • Biaya Jasa Pengacara Termurah

Harga di Kisaran Rp8-10 juta. Tetapi umumnya harga hanya terbatas pada ruang lingkup pekerjaannya. Namun, perlu diketahui bahwa harga yang dipatok ini, secara murni untuk biaya jasa pengacaranya saja dan belum termasuk biaya lain seperti pendaftaran gugatan, biaya dokumen, dan lainnya dalam sidang pengadilan.

  • Biaya Jasa Pengacara Menengah

Yaitu berkisar Rp10-15 juta tergantung dari tingkat kesulitan perkara yang ditangani juga. Harga ini bisa dikatakan wajar apabila  perkara yang ditangani termasuk rumit.

  • Biaya Jasa Pengacara Tinggi

Biaya jasa di harga ini umumnya adalah perkara dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Biasanya biaya jasa yang ditawarkan lebih dari Rp15 juta. Tingkat kesulitan bisa datang dari masalah seperti adanya salah satu pihak yang tidak mau bercerai, adanya perebutan hak asuh anak, pembuktian kepemilikan harta, pembuktian perselingkuhan, perebutan harta gono gini,  atau adanya kesepakatan dan perjanjian di luar pengadilan, dan masih banyak lagi.

Perlu Adanya Komunikasi yang Baik

komunikasi

Setelah Anda memilih Pengacara dan menentukan cara pembayarannya, pastikan Anda sedapat mungkin menghindari masalah yang muncul di kemudian hari. Untuk itu, Anda sebaiknya selalu meminta salinan dari dokumen penting sehingga Anda dapat menilai secara langsung serta mengarahkan dengan tetap mempertimbangkan nasehat dan pertimbangan hukum pengacara Anda.

Anda juga harus memastikan, pengacara Anda telah memberikan semua salinan  berbagai dokumen surat-menyurat dan dokumen akhir yang dibuat dalam kapasitasnya sebagai Pengacara Anda.  Anda berhak meminta pengacara agar Anda mendapatkan hak sebagaimana mestinya. Oleh karena Anda telah memilih dan membayar jasanya.

Anda juga harus menjalin komunikasi yang baik dengan pengacara Anda. Tanyakan secara terbuka, bila ada yang kurang jelas untuk menghindari permasalahan yang mungkin timbul nantinya.

Baca Juga: Suami/Isteri Beda Agama Bisa Mendapatkan Warisan Dari Pasangannya?

 

Tips dalam Menunjuk Pengacara

Sebelum Anda memilih pengacara, berikut ini ada beberapa tips agar Anda mendapatkan pengacara yang berkualitas.

  • Observasi atau Penjajakan. Anda bisa melakukan penjajakan dari berbagai macam sumber, seperti berdiskusi dengan teman atau kolega, untuk mendapatkan referensi pengacara yang andal.
  • Menghubungi Asosiasi Pengacara. Dengan menghubungi asosiasi pengacara Anda bisa mengetahui lebih jauh tentang reputasi seorang pengacara. Anda juga bisa berbicara dengan kalangan profesional lain seperti akuntan, bankir, agen Asuransi, yang mungkin sering bekerjasama dalam tugas tertentu.
  • Konsultasi Langsung dengan calon Pengacara. Setelah melakukan penjajakan, Anda bisa berbicara langsung dengan beberapa pengacara yang Anda anggap masuk dalam pengacara terbaik.
  • Menelusuri Website  yang memuat alamat Kantor Pengacara di Surabaya atau Persekutuan Hukum lokal lainnya. Dengan demikian, Anda dapat mengecek profile sebuah law firm, kantor hukum dan advokat, pengacara atau konsultan hukum.
  • Sesuai dengan Gaya dan Kepribadian Kita. Usahakan untuk memilih pengacara yang paham betul tentang permasalahan Anda, serta mempunyai waktu yang cukup untuk melayani Anda. Anda juga sebaiknya memilih pengacara yang sesuai dengan gaya dan kepribadian Anda, agar enak ke depannya.
  • Tidak Ada Konflik Kepentingan. Pastikan pengacara tersebut tidak memiliki “konflik kepentingan” dengan Anda. Konflik kepentingan ini bisa muncul, bila pengacara tersebut mewakili klien lain yang kepentingannya berlawanan dengan kepentingan kita.  Memang, tidak dibenarkan seorang pengacara mewakili kepentingan dari kedua belah pihak yang saling bersengketa.

Nah. Intinya Anda harus yakin saat memilih seorang pengacara dengan mempertimbangkannya dari segi moral dan etika. Pengacara yang  betul-betul dapat mewakili kepentingan hukum Anda secara independen. Selain itu mengutamakan pengacara yang telah berpengalaman menangani perkara hukum keluarga dengan memprioritaskan kebaikan semua pihak termasuk anak, perdamaian dan penyelesaian yang hemat tenaga, waktu, dan biaya.

Pastikan Anda harus memilih Kantor Pengacara dengan spesialis bidang hukum keluarga yang berpangalaman. Salah satu contoh pengacara yang berpengalaman di Surabaya yang bisa Anda lihat kasus problema keluarga yang ditangani, Anda bisa mengunjungi kantorpengacara.co. Kasus yang ditangani meliputi Perceraian,  perjanjian Akibat Perceraian,  Perwalian, Hak Asuh Anak, Harta Gono Gini,  dan lain sebagainya. Semoga bermanfaat.

Bingung memilih pengacara perceraian karena memikirkan harga atau tarif jasa? Segera hubungi Kantorpengacara.co (KP.co), di +62 812-9797-0522 atau email ke: info@kantorpengacara.co.

KP.co adalah kantor pengacara spesialis perceraian dengan tarif yang relatif terjangkau yang mengedepankan penyelesaian perkara secara efisien dan efektif dengan tim pengacara yang berpengalaman, amanah dan profesional.